kecewa vs marah

Rasa kecewa vs rasa marah. Memang banyak bezanya. Updated this blog since dapat idea dari movie kat bawah ni.


One of the scene, that boy feels that weird when his father did not really got mad with him. He was not being scolded anyway. But then his father said that, he's being disappointed, frustrated and so on. And thats why no words are coming out from his mouth.

Pada aku, its totally right. Bila mana rasa kecewa tu datang dalam diri, kita sendiri akan berdiam diri and avoid to talk with that person. Totally keeping a distance is the best solution ever. Tapi kita berkorban, nak jaga hati dia. Diam and diam and diam. Kita pendam rasa tu. Yet, silence is a perfect killer. And yes, itu namanya kecewa.

Bila mana kita rasa marah yang membuak-buak and we keep saying harsh words to that person, itu namanya marah. Kita tak boleh kawal marah kita and kita luahkan pada orang tu dan dia memang patut menerimanya, itu lah dia rasa marah.

Rasa marah buat kita luahkan semuanya dan takkan tinggal lagi hatred yang berkumpul dan buatkan kita nak revenge kat orang tu. Its good actually to luahkan and habiskan apa yang kita rasa without pendam anything. Memang sometime spilling out something is the best way to understand each other. Tapi rasa kecewa buat kita diam dan menyimpan rasa tu sendirian and most probably, revenge tu ada. Hatred yang sedikit lama-lama menjadi worse and like volcano, someday, 'bursting' takes part. Mungkin revenge tu bukan pada orang yang sepatutnya menerima hukuman itu, tetapi tempiasnya, orang lain yang terkena or might be something else.

Might be someday, if the world full of hatred, thats why war is happening. To forgive and not-to-forgive-easily is a different kind of things and should be considered, should be understood, why exactly human are being taught to forgive others.

p/s My name start with afi. Afi maksudnya pemaaf. And eventhough its like that, me too take the time into consideration to forgive people. =)

blurp blurp by eiffelish lover

Kadang-kadang

Kadang-kadang kita lupa, bila kita menyayangi seseorang, tak kisahlah someone that having the very family-related with you or being just someone for you or whoever that you put your heart for him/her.

Kita lupa kadang-kadang ALLAH berasa cemburu melihat kita menyayangi manusia itu lebih dari menyayangi DIA sendiri.
Kita lupa kadang-kadang kita lebihkan masa untuk manusia itu berbanding masa untuk Allah.
Kita lupa kadang-kadang kesungguhan tu kita letak penuh untuk manusia itu berbanding untuk Allah.
Kita lupa kita boleh buat apa sahaja untuk manusia itu tapi tidak untuk suruhan Allah which are the most important one.
Kita lupa Allah melihat kita sepenuh masa tapi tidak bagi manusia itu which might feel annoyed when we do the same thing. 
Kadang-kadang kita beri hadiah kepada manusia itu tapi tak kepada ALLAH.
Kadang-kadang kita terlupa semuanya.....

Tapi Allah tak pernah rasa rimas dengan kita. Berbeza dengan manusia.
Makin kita sayang DIA, makin DIA sayang kita.
Makin kita lebihkan masa untuk DIA, makin DIA bantu kita.
Allah lebih suka kita habiskan sepenuh masa mengambil berat tentangNYA.
Apa yang kita sandarkan kepada DIA, semuanya DIA akan hargai tapi caraNYA berbeza.
Kita tak ketahui apa yang DIA rancangkan untuk kita.

Sebab tu kadang-kadang Allah tarik manusia tu, Allah hilangkan dia dari pandangan kita, 
Allah lenyapkan dia dari sejarah hidup kita.
Allah nak remind kita, Allah nak bagi kita petunjuk so that we back to HIM.
Ingat, cemburu tu tandanya kasih, tandanya sayang.
Even kita selalu abaikan DIA.
Even we put the first priority on other things.
DIA tetap menyayangi kita.

Bersyukurlah sebab DIA sudi warning kita.
Bersyukurlah ada lagi rasa insaf yang DIA titipkan dalam hati kita.
Bersyukurlah kita masih bernafas sebagai seorang ISLAM.

Back to HIM, pray and pray.
HE'll do the rest.
HE'll cater everything for you.
For everything that messed you up, berdoalah.
DIA maha mendengar, DIA maha melihat.
DIA tahu apa yang terbaik.
Berdoalah
Berdoalah
Jangan lupakan DIA.
Dalam apa sahaja yang kita lakukan, put ALLAH as the first priority.
And you'll feel the calm.
With Allah's willing, everything will back to normal.
Ad-du'a Silahul Mukminin
#doa itu senjata orang mukmin#
 

i miss my routine. i miss everything. i miss YOU.

blurp blurp by eiffelish lover