manusia mudah lupa

Apabila seorang dua kawan menarik perhatian aku tentang perihal dunia.  Well, aku tak lah baik mana untuk memberi nasihat.  Aku boleh tolong apa yang aku boleh tolong, satu dua ayat yang melegakan bila korang ada msalah, try bagi solution to your problems but still, i am not that perfect yang mana hidup aku pun tak ada masalah. 

Manusia semuanya sama.  They will face ups and downs in this world.  Yes i put those 's' just because, we might face many problems or might as well enjoying many things in this wonderful life.  Tapi ingat lah, manusia ni memang senang berubah.  Seriously!!  I just have to say this sebab sedangkan iman tu turun naikIman yang Allah wujudkan dalam hati seseorang manusia pun ada pasang surutnya. Inikan pula perangai manusia. 
 
Seems that this entry would be so islamic.  Nahh! Aku tak ada la alim mana, tapi aku ada ilmu di dada.  InsyaAllah, aku aplikasikan dalam kehidupan seharian.  Aku tak ada muslimah mana, tapi insyaAllah, peraturan itu aku ikut.  Kadang-kadang diri aku sendiri alpa dengan godaan syaitan yang tak berhenti 24 jam menusuk2 fikiran plus with nafsu lagi.  Tapi apabila dah tersedar, kembali balik ke jalan yang benar, sedaya upaya taubat, lupakan dosa-dosa kelmarinLagi better right dari tak buat apa2.  Sedangkn sahabat nabi pun setiap hari sebelum tidur, akan melakukan solat taubat untuk dosa-dosanya yang dia lakukan pada hari itu.  Inikan kita manusia biasa. =)




Terkadang bila baca rakan-rakan blogger yang menulis entry-entry islamik, teringin jugak rasanya hati ni nak menyampaikan something yang berguna buat umat sendiri.  Tapi apakan daya, terasa diri ini tak layak untuk menyatakan perkara-perkara islamik sedangkan diri sangatlah hina melakukan dosa. 

But, i repeat, human can definitely changeDan bila manusia itu berubah, janganlah keji apa yang dia lakukan, sebaliknya berilah sokongan.  Bukan senang nak ambil keputusan untuk berubah kepada sesuatu yang sangat awkward daripada habit yang kita jadikan routine harian.  Macam perokok tegar.  Nak berhenti bukan directly stop.  Tapi slow slow sampai berjaya berhenti dan halang keinginan untuk merokok.  Bahkan dengan teknologi sekarang pun ada diciptakan rokok organik sebagai sokongan untuk perokok ini berhenti dan jauhkan diri dari rokok yang membahayakan.

Macam tu jugak dalam IslamHidayah itu ada, tapi bukan hidayah tu yang mengejar kita, kita yang perlu mengejar hidayah.  Mungkin ada lagi yang nak mempersoalkan segala-galanya tentang Islam.  Dan aku bukanlah orang yang berhak untuk menjawab segala pertanyaan itu.  Tanyalah pada yang berhak.  Aku cuma hendak mengajak kepada kebaikan, walaupun sebesar zarah sekalipun.  Sesungguhnya hidup bergelumang dengan dosa adalah sangat tidak tenang ye kawan-kawan. 

Berbaliklah kepada Allah pencipta kita yang satu Dia akan beri kita ketenangan di sebalik nikmat-nikmat yang melimpah ruah.  Mungkin ada yang mengatakan, dosa aku buat, dapat jugak aku kejayaan.  Tapi apa janji Allah pada mereka yang sebegitu?  Allah menyuruh malaikat memberi apa yang mereka hendakki sedangkan Allah sangat membenci untuk mendengar doa-doa mereka yang sedemikian.  Yela, buat dosa, at the same time, doa hendakkan sesuatu.  Fair ke?  Wallahualam.  Dan lagi satu, ketika berada di langit, jangan lupa untuk memandang bawah ke rumput.  Means, bila dah berjaya, pandanglah dari mana sumber kejayaan itu datang.  Dari keizinan Allah juga.

In conclusion, i urge to all of you, marilah kita bersama-sama ke arah kebaikan, berdoa minta ditukarkan hati yang kotor dengan hati yang lebih suci sesuci kain putih tanpa tompok hitam walau sekecil kuman sekalipun.  Moga entry ini membangkitkan rasa keinsafan kepada kalian, wahai rakan-rakan.


Pada hari itu sahabat-sahabat karib: setengahnya akan menjadi musuh kepada setengahnya yang lain, kecuali orang-orang yang persahabatannya berdasarkan taqwa (iman dan amal soleh).
(Az-Zukhruf 43:67) 

Tengok ayat atas, mengisafkan kan? 

blurp blurp by eiffelish lover

Old ones to grow old , new ones to stay young

Kawan.. Hmmm entry ini membuatkan aku tersenyum ketika meneruskan taipan ini. Well, i miss them so much. Ada juga kawan yang sangat baik sampaikan terasa kehilangan bila aku dalam kesusahan. Tapi ada jugak yang amboii, depan baik, belakang kutuk-mengutuk. Itu bukan kawan, itu lawan. Hidup aku penuh dengan kenalan, ada bergelar kawan, teman, sahabat handai dan rakan taulan. Apa bezanya? Lets see.


Gambar atas ni cukup menggambarkan segala-galanya. Haha google je. Tiba-tiba ternampak gambar yang penuh makna ni. Apa lagi, tercetus idea untuk menulis. 

  • Bila dengan kawan, we tend to be so normal, having the awkward part of yourself dan rasa tak selesa. Tapi bila dengan sahabat, nak bergelak terabur, menjerit, menggedik, gila-gila, cheeky-cheeky semua pun boleh. Gurau lah banyak mana, it sokay i tell ya.
  • Bila dengan kawan, kita jarang berhabis kredit untuk mereka. Tapi dengan sahabat, semuanya boleh. Kredit mcm air je keluar. Bergosip segala, bercerita macam-macam. Dah habis kredit fon, guna pulak telefon rumah, sambung kol. Haahaha thats the truth.
  •  Bila dengan kawan, kita nak meluahkan sesuatu pun rasa tak best. Dan bila dah luahkan, it seems that he or she cant understand you much. Tapi dengan sahabat, you feel that relieved. You always got to be understood all the time. Even ada masalah menggunung pun, still they cheer you up but at the end, give ways to solve your problem. Thats for real.

Berbalik kepada tajuk entry aku, dah banyak pusat pengajian yang aku langkahkan kaki keluar dari sana. Dan menuju ke tempat yang baru. Ramai kenalan baru yang masuk dalam lifetime aku, tapi yang lama, tak mungkin akan aku lupa. Mungkin nampak seperti aku melupakan mereka, but a care doesn't always show the real of her right? Just post on my fb, or a message on my phone, definitely insyaallah, i'll reply those. Tend to remember, a friend in need is a friend in deed. Mungkin sesetengah orang menanti aku untuk memulakan conversation itu, atau mungkin sesetengah pula merasakan, eh kenapa tiba-tiba contact pula ni. I used to tell those sahabat, jangan lost contact tauuu! And know, been together for a long long time. Ada 14 tahun, 12 tahun, 7 tahun, 6 tahun tak lost contact. Kalau yang lost contact tuuu, hehe its weird bila try to contact back. Afterall, we used to be friend, and i love the time we create those memories together.

So friend, hear these words for you with the heart full of missing all of you. =)

In this wide universe, there is a big world in the blue earth.  A small memory will reach you who live in a small cabin.  Time has passed since the meeting.  The letter with my piled up feeling increases.
  I do keep it until now. 

Without us realising,  there was something already echoing between us.  Sometimes we were full of intensity,  sometimes we were full of sadness.  These feelings echoes distantly. Yet miles cant separate hearts that care to each other.

Look,  the person who is important to you is right beside you even with no intention.  A real friend is hard to find, difficult to leave and impossible to target.  But somehow,  i just want you to receive this lovely meaning of writing. 

Listen.  You've realised when we walked side by side,  when the moon light shine on us.  I won't let go of your hand.  I hope this sweetest moment and feelings will last for eternity.  In the depths of immortality,  i'll definitely say that,  there's nothing could be the same as this feelings,  no words to describe it though.  Even if it's still not enough and mind crawl back into that moment,  it'll change into tears.  That joy that i can't put on words. 

I'll just hold you.  We go back in time and try to remember every single thing that happen.  Every single tiny funny stupid incident that make us laugh through out the day.

I miss all of you friends.  If i have that power to gather all of you in a world ruled by me,  no offense,  we'll have that fun all over again. 

But now,  distance is the major reason.  Heart continuously beaten,  memories kept alive.  Nah, we can meet again. Distance is not the reason.  In jannah?  amin!


Sedih kan? =) miss all of you!!

blurp blurp by eiffelish lover